Langsung ke konten utama

Postingan

Gentala KMJ Mesir Hadiri Kajian Inspiratif di Giza Bersama Tokoh Nasional

  Giza, Mesir — Gentala KMJ Mesir mendapatkan kesempatan untuk ikut hadir dalam kegiatan kolaborasi antara Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo (PMIK) bersama Elkasas Travel dan yang lainnya dalam acara bertajuk "Menyemai di Kairo, Berbuah di Nusantara" yg dihadiri oleh Bunda Asma Nadia dan Buya Zulkifli Muhammad Ali pada tanggal 25 September kemarin yang bertempat di Restoran Bumbu Indonesia Giza. x Saat penyampaiannya, Bunda berpesan bahwa "Hidup tanpa target ataupun hal yg ingin kita capai hanya akan membawa kekosongan dalam menjalani keseharian." Tak berhenti di situ, beliau juga berpesan bahwasanya sudah saatnya kita tak hanya menyibukkan dengan kegiatan keseharian sendiri. Namun, juga mulai ikut andil dalam menyebarkan kebermanfaatan bagi ummat. Karena, lelahnya setiap orang dalam menjalani kehidupan 24 jamnya itu sama. Lantas tinggal kita yang memilih, apakah lelah kita dalam hal positif atau justru Nauzubillah untuk hal-hal yang malah mengarah kepada negat...
Postingan terbaru

Semarak Ramadan, KMJ Mesir Sukses Selenggarakan Simaan 30 Juz Al-Qur’an

  Kairo — Divisi Keilmuan KMJ Mesir sukses menyelenggarakan kegiatan Gema Sepucuk Jambi Bersama Al-Qur’an, sebuah program simaan Al-Qur’an bil ghaib yang diikuti oleh anggota KMJ Mesir. Kegiatan ini menghadirkan para peserta tasmi’ yang masing-masing membacakan satu juz Al-Qur’an hingga genap tiga puluh juz dalam dua hari pelaksanaan, sebagai bentuk syiar tilawah sekaligus sarana murajaah hafalan di bulan suci Ramadan.   Program ini digagas oleh Divisi Keilmuan KMJ Mesir sebagai upaya menghadirkan kegiatan Ramadan yang tidak hanya bersifat kajian tematik, tetapi juga memberi ruang praktik langsung dalam interaksi dengan Al-Qur’an. Koordinator Divisi Keilmuan, Gibransyah Nasution, menyampaikan bahwa gagasan kegiatan ini berawal dari diskusi sederhana di internal divisi.   “Program ini muncul dari obrolan receh di internal kami Divisi Keilmuan ketika merencanakan program di bulan Ramadan ini. Di tahun-tahun sebelumnya, yang identik dengan Ramadan adalah kajian t...

Pererat Silaturahmi, KMJ Mesir Adakan Bukber Dengan Ketua OIAA Jambi

Keluarga Mahasiswa Jambi  (KMJ)  Mesir  meng adakan buka bersama (bukber) dengan Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Jambi  yang juga  anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi H. Achmad Sarwani . Bukber ini bertempat  di Auditorium Darul Hasan (Daha) Hay Asyir, Nasr city, Kairo (21/02/2026). Acara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran , lalu dilanjutkan dengan sambutan dari ketua dan dari senior KMJ.   Dalam acara yang dihadiri 104 anggota KMJ banin ini , Abangda  Sarwani menyampaikan keinginannya berkunjung ke Mesir setiap tahun.   “Saya kedatangan tahun 1993, kepulangan tahun 2000 . S udah 26 tahun yang lalu. Dalam hati kecil saya ini kepingin setiap tahun ke Mesir, kenapa? karena rindu. Kalo pulang ke Indonesia nanti , antum juga akan merasakan hal yang sama . ”   Tak lupa beliau menekankan kepada semua adik-adiknya, para anggota KMJ , untuk...

MPA Gelar Musyawarah Luar Biasa, LKS DP KMJ Mesir Raih Status Maqbul Bersyarat

Kairo — Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) KMJ Mesir menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) dalam rangka Laporan Kerja Semester (LKS) Dewan Pengurus KMJ Mesir Kabinet Seroja masa bakti 2025–2026. Agenda ini berlangsung di Auditorium Darul Hasan, Hayy Asyir, Senin (16/2).   Sidang yang sedianya dijadwalkan pukul 17.00 WLK tersebut baru dimulai pada pukul 20.00 WLK. Musyawarah dipimpin oleh Presidium Sidang bersama anggota MPA KMJ Mesir: Ario Rian Hidayat, Ahmad Hidayat, dan Feby Amanda Salsabila. Turut hadir sejumlah senior KMJ Mesir serta para verifikator yang bertugas menilai laporan.   Dalam keterangannya, Ario menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk memastikan roda kepengurusan berjalan sebagaimana mestinya. Ia menekankan pentingnya evaluasi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan struktural.   “Agenda ini bertujuan untuk menjalankan roda organisasi sekaligus bermuhasabah atas hal-hal yang telah dilaksanakan. Seba...

Membentuk Malakah Berbahasa Arab

Semua pelajar agama—terlebih mahasiswa kampus Al-Azhar Mesir—tentu tahu betul betapa pentingnya Bahasa Arab. Bagaimana tidak, Al-Qur’an, Hadis, serta khazanah ulama dalam berbagai disiplin ilmu ditulis dalam bahasa ini. Karena itu, penguasaan Bahasa Arab menjadi syarat wajib untuk bisa memahami agama secara mendalam. Meski mayoritas mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) telah belajar bahasa Arab sejak di Indonesia—bahkan banyak yang alumni pesantren—kenyataannya tidak sedikit yang belum mampu membaca teks Arab dengan baik. Padahal mereka sangat identik dengan kepandaian membaca kitab Arab. Dalam aspek menyimak pun demikian. Di ruang kuliah atau majelis talaqqi, sebagian masih kesulitan menangkap penjelasan guru secara langsung, hingga membutuhkan penjelasan versi bahasa Indonesia dari teman atau senior. Jika beralih ke kemampuan menulis dan berbicara bahasa Arab, tantangannya lebih besar. Tidak semua yang lancar membaca otomatis mampu menulis dengan baik, apalagi berbicara secara spon...