Langsung ke konten utama

Gentala KMJ Mesir Hadiri Kajian Inspiratif di Giza Bersama Tokoh Nasional

 

Giza, Mesir — Gentala KMJ Mesir mendapatkan kesempatan untuk ikut hadir dalam kegiatan kolaborasi antara Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo (PMIK) bersama Elkasas Travel dan yang lainnya dalam acara bertajuk "Menyemai di Kairo, Berbuah di Nusantara" yg dihadiri oleh Bunda Asma Nadia dan Buya Zulkifli Muhammad Ali pada tanggal 25 September kemarin yang bertempat di Restoran Bumbu Indonesia Giza.







x

Saat penyampaiannya, Bunda berpesan bahwa "Hidup tanpa target ataupun hal yg ingin kita capai hanya akan membawa kekosongan dalam menjalani keseharian."


Tak berhenti di situ, beliau juga berpesan bahwasanya sudah saatnya kita tak hanya menyibukkan dengan kegiatan keseharian sendiri. Namun, juga mulai ikut andil dalam menyebarkan kebermanfaatan bagi ummat. Karena, lelahnya setiap orang dalam menjalani kehidupan 24 jamnya itu sama. Lantas tinggal kita yang memilih, apakah lelah kita dalam hal positif atau justru Nauzubillah untuk hal-hal yang malah mengarah kepada negatif.


Lalu, Bundapun menutup penyampaiannya dengan memberikan target kepada peserta yang hadir pada acara tersebut untuk dapat merilis tulisan lalu dibukukan dalam kurun waktu satu tahun ke depan sembari memberikan kiat-kiat dalam mencapainya.


Adapun Buya Zulkifli menyampaikan sebuah pesan selain sebagai seorang dai juga sebagai senior yang sama-sama pernah menempuh pendidikan di Al-Azhar. Beliau berpesan, "Terapkan 3 hal ini selama proses menuntut ilmu kalian, belajar dengan serius, shalat fardhu dijaga dan di awal waktu, dan berorganisasilah tanpa memalingkan kita dari tujuan awal ke sini yaitu mencari ilmu. Karena, ada hal yg tak kita dapat di perkuliahan tapi kita dapatkan di organisasi."


Acara tersebut ditutup dengan ramah tamah sekaligus sesi foto-foto bersama Bunda dan juga Buya.


Reporter: Irsyad Al-Bikri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Unggul di 3 TPS, Muhammad Danu Maju Sebagai Gubernur KMJ Mesir

Gentalakmj.blogspot.com, Kairo – Muhammad Danu Apriansyah resmi terpilih menjadi Gubernur KMJ Mesir periode 2025-2026 setelah memperoleh 72,7% total suara sekaligus unggul di 3 TPS dalam Pemira KMJ 2025 yang telah ditetapkan pada Sabtu dini hari, (23/08) di Auditorium Darul Hasan KMJ, Hay Asyir.Mendapatkan perolehan suara sebanyak 176 suara, Muhammad Danu (01) unggul atas Paslon lainnya yaitu Kevin Nicholas Hadi Saputra (02) yang memperoleh total suara sebanyak 66 suara. Dalam pidatonya sebagai Gubernur KMJ terpilih ia menyampaikan pentingnya persatuan warga KMJ “kito KMJ satu, sekarang tidak ada lagi 01 02, kita kembali satu sebagai warga KMJ. Saya juga meminta bantuan juga masukan dari abang-abang, ayuk-ayuk, dan kanti-kanti semua, karena dalam menjalankan semua ini saya tidak bisa seorang diri.” Ujar Danu. Beliau juga menyinggung kedekatannya dengan paslon 02 “Saya mengenal Bang Hadi sudah lama, kami pernah sama-sama di Madrasah Sultan Thaha, beliau menjadi ketua dan saya menj...

Antara Qoul Qadim, Qoul Jadid, dan Qoul Mu’tamad Mazhab Asy-Syafi’i

Mazhab Asy-Syafi’i memiliki pengaruh besar dalam dunia Islam dengan metodologi yang kokoh dan sistematis. Perjalanan intelektual Imam Asy-Syafi’i terbagi ke dalam dua fase penting: Qaul Qadim di Baghdad dan Qaul Jadid di Mesir. Dari proses tersebut lahir karya-karya besar yang kemudian diringkas, disyarah, dan dikembangkan oleh para ulama setelahnya, hingga terbentuk otoritas hukum mazhab yang dikenal sebagai Qaul Mu’tamad .   Tulisan ini menjelaskan secara ringkas fase pembentukan mazhab Imam Asy-Syafi’i, pengertian Qaul Qadim , Qaul Jadid , dan Qaul Mu’tamad , serta perkembangan kitab-kitab dalam mazhab.   Fase Baghdad ( Qaul Qadim ) Qaul Qadim adalah pendapat atau hukum yang dikemukakan Imam Asy-Syafi’i ketika beliau berada di Baghdad, Irak. Pendapat ini berasal dari kitab-kitab dan fatwa beliau pada masa itu.   Perawi terkenal dalam Qaul Qadim antara lain: Imam Ahmad bin Hanbal Imam Az-Za’farani Imam Al-Karabisi Abu Tsaur   Fase M...

WAMY Kembali Buka Pendaftaran Beasiswa, Berikut Syarat dan Ketentuannya

Gentalakmj.blogspot.com – Kairo, Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, World Assembly of Muslim Youth (WAMY) di Mesir kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa putra wafidin (non-Mesir) mendaftar beasiswa di lembaga tersebut. Pendaftaran dibuka dari tanggal 16/8/2025 sampai 15/10/2025 di kantornya yang berada di Jalan El-Farouk Omar, Al-Hayy Al-Asyir, Madinat Nasr, Kairo.   Dilansir oleh ultimateducation.co.id, “Beasiswa WAMY merupakan program yang fokus pada pembangunan generasi muda Muslim. Organisasi ini adalah lembaga internasional yang didedikasikan untuk memberikan dukungan kepada pemuda Muslim. WAMY terdaftar sebagai organisasi internasional non-pemerintah (INGO) yang independen di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).”   Di Mesir, WAMY dikenal di kalangan mahasiswa wafidin sebagai penyedia asrama gratis dengan berbagai fasilitas di dalamnya, seperti perkakas rumah, perpustakaan dan ruang santai. Serta terdapat masjid/mushalla di dalam asrama. Para penghuni juga disediak...