Kairo — Majelis Permusyawaratan
Anggota (MPA) KMJ Mesir menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) dalam rangka Laporan Kerja
Semester (LKS) Dewan Pengurus KMJ Mesir Kabinet Seroja masa bakti 2025–2026.
Agenda ini berlangsung di Auditorium Darul Hasan, Hayy Asyir, Senin (16/2).
Sidang yang sedianya dijadwalkan
pukul 17.00 WLK tersebut baru dimulai pada pukul 20.00 WLK. Musyawarah dipimpin
oleh Presidium Sidang bersama anggota MPA KMJ Mesir: Ario Rian Hidayat, Ahmad
Hidayat, dan Feby Amanda Salsabila. Turut hadir sejumlah senior KMJ Mesir serta
para verifikator yang bertugas menilai laporan.
Dalam keterangannya, Ario
menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk
memastikan roda kepengurusan berjalan sebagaimana mestinya. Ia menekankan
pentingnya evaluasi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan struktural.
“Agenda ini bertujuan untuk
menjalankan roda organisasi sekaligus bermuhasabah atas hal-hal yang telah
dilaksanakan. Sebagaimana hadis Nabi, kullukum rā‘in wa kullukum mas’ūlun
‘an ra‘iyyatihi,” ujarnya.
Dalam proses verifikasi, sidang
menyoroti sejumlah catatan administratif pada dokumen LKS. Beberapa temuan yang
mengemuka di antaranya kesalahan penulisan EYD, ketidaksinkronan data, serta
kekeliruan dalam rekapitulasi surat-menyurat. Catatan tersebut menjadi
perhatian serius dalam forum evaluasi.
Menanggapi hal itu, Sekretaris
Dewan Pengurus memberikan klarifikasi bahwa sejumlah kekeliruan terjadi karena
keterbatasan waktu penyusunan. Jadwal pelaksanaan LKS yang dimajukan serta
adanya beberapa divisi yang belum mengumpulkan laporan membuat proses
finalisasi laporan berlangsung dalam waktu yang relatif singkat.
Setelah melalui pembahasan dan
pertimbangan, sidang memutuskan bahwa LKS Dewan Pengurus KMJ Mesir Kabinet
Seroja memperoleh status maqbul bersyarat, dengan ketentuan melakukan
revisi menyeluruh sesuai catatan verifikator dalam batas waktu yang telah
ditetapkan.
Musyawarah ini menjadi penegasan bahwa akuntabilitas bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen menjaga integritas organisasi. Evaluasi yang berlangsung diharapkan menjadi pijakan perbaikan ke depan, agar KMJ Mesir terus bertumbuh sebagai organisasi yang tertib administrasi, matang secara manajerial, dan bertanggung jawab dalam setiap amanahnya.

.jpeg)
Komentar
Posting Komentar