Langsung ke konten utama

Usaha Berbuah Sejarah: Askara Arasy Persembahkan Gelar Juara untuk KMJ Mesir

 

Askara Arasy menorehkan tinta emas dalam sejarah Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir. Dalam ajang El Zaheen Culture Festival (ECF), tim futsal Askara Arasy tampil penuh determinasi dan berhasil mengukir prestasi membanggakan.


Langkah gemilang dimulai dari babak semifinal, ketika Askara Arasy menghadapi Ashabul Munawwirun KKS, tim tangguh yang dijuluki “Ayam Jantan dari Timur.” Dalam laga penuh gengsi tersebut, Askara tampil trengginas dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 5–2, memastikan tiket ke partai final.


Di laga pamungkas, Askara Arasy berhadapan dengan Eternallic Fulgentius KEMASS dalam duel sengit nan dramatis. Sempat tertinggal 1–2, Askara berhasil melakukan remontada spektakuler, membalikkan keadaan menjadi 3–2 hingga peluit panjang dibunyikan.


Kemenangan ini pun menjadi sejarah baru bagi KMJ Mesir — angkatan Askara Arasy resmi menjadi angkatan pertama yang menjuarai turnamen antar-nusantara di El Zaheen Culture Festival.


Dalam sambutannya, Gubernur KMJ Mesir, Muhammad Danu, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar.

“Dengan inilah kita bisa mengembalikan nama baik KMJ di kancah Masisir Nusantara,” ujarnya penuh bangga.


Sementara itu, Coach Asyraf menyoroti kemenangan ini sebagai simbol kebangkitan dan kekompakan tim.

“Dengan juaranya Askara, kita tidak lagi berbicara ini jago atau itu jago, tapi kitalah yang jago. Dan kemenangan ini menjadi pembangkit mental untuk persiapan Sumatera League Futsal di pertengahan November nanti,” ungkapnya optimistis.


Kemenangan ini bukan sekadar tentang trofi, melainkan tentang semangat satu keluarga yang tumbuh dari perjuangan, disiplin, dan kebersamaan. Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan supporter yang telah menyalakan semangat hingga detik terakhir.


Askara Arasy tidak hanya bermain untuk menang — tapi untuk membuktikan, bahwa dari Jambi, lahir jiwa-jiwa juara.



Oleh: Muhammad Riski Maulana — Sekretaris Jenderal Askara Arasy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Unggul di 3 TPS, Muhammad Danu Maju Sebagai Gubernur KMJ Mesir

Gentalakmj.blogspot.com, Kairo – Muhammad Danu Apriansyah resmi terpilih menjadi Gubernur KMJ Mesir periode 2025-2026 setelah memperoleh 72,7% total suara sekaligus unggul di 3 TPS dalam Pemira KMJ 2025 yang telah ditetapkan pada Sabtu dini hari, (23/08) di Auditorium Darul Hasan KMJ, Hay Asyir.Mendapatkan perolehan suara sebanyak 176 suara, Muhammad Danu (01) unggul atas Paslon lainnya yaitu Kevin Nicholas Hadi Saputra (02) yang memperoleh total suara sebanyak 66 suara. Dalam pidatonya sebagai Gubernur KMJ terpilih ia menyampaikan pentingnya persatuan warga KMJ “kito KMJ satu, sekarang tidak ada lagi 01 02, kita kembali satu sebagai warga KMJ. Saya juga meminta bantuan juga masukan dari abang-abang, ayuk-ayuk, dan kanti-kanti semua, karena dalam menjalankan semua ini saya tidak bisa seorang diri.” Ujar Danu. Beliau juga menyinggung kedekatannya dengan paslon 02 “Saya mengenal Bang Hadi sudah lama, kami pernah sama-sama di Madrasah Sultan Thaha, beliau menjadi ketua dan saya menj...

Antara Qoul Qadim, Qoul Jadid, dan Qoul Mu’tamad Mazhab Asy-Syafi’i

Mazhab Asy-Syafi’i memiliki pengaruh besar dalam dunia Islam dengan metodologi yang kokoh dan sistematis. Perjalanan intelektual Imam Asy-Syafi’i terbagi ke dalam dua fase penting: Qaul Qadim di Baghdad dan Qaul Jadid di Mesir. Dari proses tersebut lahir karya-karya besar yang kemudian diringkas, disyarah, dan dikembangkan oleh para ulama setelahnya, hingga terbentuk otoritas hukum mazhab yang dikenal sebagai Qaul Mu’tamad .   Tulisan ini menjelaskan secara ringkas fase pembentukan mazhab Imam Asy-Syafi’i, pengertian Qaul Qadim , Qaul Jadid , dan Qaul Mu’tamad , serta perkembangan kitab-kitab dalam mazhab.   Fase Baghdad ( Qaul Qadim ) Qaul Qadim adalah pendapat atau hukum yang dikemukakan Imam Asy-Syafi’i ketika beliau berada di Baghdad, Irak. Pendapat ini berasal dari kitab-kitab dan fatwa beliau pada masa itu.   Perawi terkenal dalam Qaul Qadim antara lain: Imam Ahmad bin Hanbal Imam Az-Za’farani Imam Al-Karabisi Abu Tsaur   Fase M...

WAMY Kembali Buka Pendaftaran Beasiswa, Berikut Syarat dan Ketentuannya

Gentalakmj.blogspot.com – Kairo, Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, World Assembly of Muslim Youth (WAMY) di Mesir kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa putra wafidin (non-Mesir) mendaftar beasiswa di lembaga tersebut. Pendaftaran dibuka dari tanggal 16/8/2025 sampai 15/10/2025 di kantornya yang berada di Jalan El-Farouk Omar, Al-Hayy Al-Asyir, Madinat Nasr, Kairo.   Dilansir oleh ultimateducation.co.id, “Beasiswa WAMY merupakan program yang fokus pada pembangunan generasi muda Muslim. Organisasi ini adalah lembaga internasional yang didedikasikan untuk memberikan dukungan kepada pemuda Muslim. WAMY terdaftar sebagai organisasi internasional non-pemerintah (INGO) yang independen di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).”   Di Mesir, WAMY dikenal di kalangan mahasiswa wafidin sebagai penyedia asrama gratis dengan berbagai fasilitas di dalamnya, seperti perkakas rumah, perpustakaan dan ruang santai. Serta terdapat masjid/mushalla di dalam asrama. Para penghuni juga disediak...